Manusia yang hidup didalam dunia yang fana ini, asalkan bisa meninggalkan sebuah senyum yang benar-benar keluar dari hati nuranimu, akan membuat orang yang melihat senyum akan tersentuh.

Ada seorang pemuda kaya, biasanya dia suka memakai barang mewah, mengendarai mobil mewah, setiap hari kerjanya hanya berfoya-foya, dia menganggap tujuan dia lahir didunia ini adalah menikmati hidup ini. Pada suatu hari, karena senyumannya, membuat dia menyadari arti kehidupan di dunia ini.

Pada suatu hari ditempat parkir mobil, ada seorang pria yang berwajah bengis karena terburu-buru hampir menabraknya, pada saat ini dari hatinya dia tersenyum ramah kepada pria ini, senyumannya berarti dia memaafkan pria ini, seketika wajah bengis pria ini berubah menjadi tenang dan ramah, dengan diam-diam pria itu meninggalkan tempat itu. Pada hari itu ada sebuah berita di TV terjadi sebuah perampokan dan pembunuhan, ada seorang pria yang seluruh badannya penuh darah, dan barang berharga lainnya telah hilang, yang membuat dia sangat terkejut adalah photo tersangka adalah pria yang tadi hampir menabraknya di tempat parkir, pada saat itu dia baru selesai melakukan pembunuhan karena terburu-buru hampir menabraknya. Jika saat itu dia bukan tersenyum ramah tetapi mengamuk,  mungkin dia juga akan menjadi korbannya.

Mulai saat itu dia tercerahkan, harta benda tidak penting asalkan bisa hidup berkecukupan saja sudah puas, Tujuan hidup didunia ini bukan mencari kesenangan material tetapi harus menghargai nyawa sendiri, oleh sebab itu mulai saat itu dia mendapatkan tujuan hidup, yaitu kebaikan yang keluar dari hati nurani, setiap saat berusaha berbuat baik kepada setiap orang, dengan demikian hidup bisa menjadi bahagia dan damai.

Ada sebuah cerita lagi, ada seorang pemuda karena difitnah orang akhir dipenjara, setelah keluar dari penjara, didalam pikirannya dipenuhi rasa dendam, rasanya ingin segera mencari dan membunuh orang yang memfitnahnya. Ketika dalam perjalanannya mencari orang yang memfitnahnya, dia bertemu dengan seorang gadis kecil yang sangat menarik, wajah gadis kecil ini dipenuhi senyum yang cerah dan ramah, dengan suara lembut bertanya kepadanya, seketika hatinya yang penuh dendam menjadi mencair, hatinya terasa hangat dan penuh harapan untuk hidup.

Karena dia menyadari di dunia ini masih ada yang memperdulinya, walaupun orang tersebut tidak ada hubungan sedikitpun dengan dirinya, senyumannya membuat hatinya menjadi hangat, dia percaya dia dapat memulai hidup barunya, asalkan dia bisa lupakan masa lalunya. Akhirnya dia memutuskan melupakan dendamnya, dia akan mencari kembali tujuan hidupnya yang telah hilang. Akhirnya dia menemukan kebahagian dalam rumah tangga dan kariernya juga sukses. Dia selalu merasa bersyukur kepada gadis kecil yang bagaikan malaikat kecil yang dikaruniakan Tuhan kepadanya. Jika bukan karena senyumannya, mungkin saat ini karena pembunuhan dia masih dalam penjara, seluruh masa depannya akan hancur.

Sebenarnya dalam niat pikiran yang sekejab bisa merubah seluruh hidup kita, jika dalam kehidupan sehari-hari hati kita bisa tenang selalu berbuat baik kepada orang lain, selalu tersenyum ramah, dengan demikian akan menebarkan bibit kebahagiaan kepada seluruh orang. Oleh sebab itu jangan pelit tersenyum, sebarkan keramahanmu kepada orang di sekelilingmu. Teman ! apakah engkau hari ini sudah tersenyum?(Erabaru/hui)

(http://www.erabaru.net/kehidupan/41-cermin-kehidupan/13689-apakah-engkau-sudah-tersenyum-hari-ini)

Iklan